Webinar Kesehatan Umum Nasional Waspada Keracunan Makanan pada Anak: Pendekatan Edukatif dan Preventif bagi Tenaga Kesehatan Komunitas

Keracunan makanan pada anak masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering terjadi di Indonesia, terutama pada usia balita dan anak sekolah. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan gangguan kesehatan akut seperti diare, muntah, dan dehidrasi, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak apabila tidak ditangani secara tepat dan cepat. Faktor lingkungan, perilaku konsumsi makanan yang kurang aman, sanitasi yang belum optimal, serta tingginya paparan jajanan tidak higienis menjadi penyebab utama meningkatnya risiko keracunan makanan pada anak. Dalam konteks pelayanan kesehatan komunitas, kasus keracunan makanan pada anak sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, sekolah, dan lingkungan keluarga. Namun, masih ditemukan keterlambatan dalam deteksi dini, kurangnya pemahaman orang tua mengenai tanda bahaya, serta keterbatasan edukasi preventif yang mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan keracunan makanan belum sepenuhnya terintegrasi secara efektif dalam program promosi kesehatan berbasis komunitas. Tenaga kesehatan dan tenaga medis memiliki peran strategis dalam menurunkan angka kejadian keracunan makanan pada anak melalui pendekatan edukatif dan preventif. Peran tersebut meliputi skrining dini, edukasi keamanan pangan, konseling kepada keluarga, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat, serta kolaborasi lintas sektor dengan sekolah dan masyarakat. Untuk itu, diperlukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menyampaikan pesan kesehatan secara komprehensif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik sasaran, khususnya anak-anak. Salah satu pendekatan inovatif dalam promosi kesehatan anak adalah penggunaan media cerita dan fabel edukatif. Fabel mampu menyampaikan pesan kesehatan secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh anak tanpa menimbulkan rasa takut atau kesan menggurui. Integrasi fabel sebagai media edukasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, membentuk perilaku sehat sejak dini, serta memperkuat peran tenaga kesehatan dalam upaya promotif dan preventif. Berdasarkan hal tersebut, webinar “Waspada Keracunan Makanan pada Anak: Pendekatan Edukatif dan Preventif bagi Tenaga Kesehatan Komunitas” diselenggarakan sebagai wadah peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan tenaga medis. Webinar ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai keracunan makanan pada anak, strategi edukatif dan preventif berbasis komunitas, serta keterampilan kreatif dalam menyusun fabel edukasi sebagai media promosi kesehatan yang aplikatif dan berkelanjutan. 

WEBINAR KESEHATAN UMUM NASIONAL
Waspada Keracunan Makanan pada Anak: Pendekatan Edukatif dan Preventif bagi Tenaga Kesehatan Komunitas

# Terbitkan Buku Edukasi Keracunan Makanan

Biaya Pendaftaran: Rp. 14.800,- (Empat Belas Ribu Delapan Ratus Rupiah)

Nomor Rekening BRI : 015101003113562 (an. Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat)

Nilai SKP & Sasaran Peserta: https://bit.ly/WebKercMakanan

Link Pendaftaran: https://linktr.ee/ProgramYmindset atau melalui https://indonesiasehat.id/agenda/

Link Plataran Sehat : https://lms.kemkes.go.id/courses/ff1aae82-a37a-4e7b-9d9f-3339ce664a3e

Pelaksanaan Webinar: Kamis, 7 Mei 2026
Webinar Pukul: 12.30 WIB – Selesai

Narahubung via WhatsApp:
https://wa.me/6285647676878 (Salsa Nurohman Putri)

Leave a Comment